Cilengkrang – Upaya mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional terus digalakkan di berbagai daerah. Salah satunya terlihat dari kegiatan panen jagung serentak kuartal IV yang dilaksanakan pada Minggu (8/2/2026) di Blok Pasir Gudang RT 03 RW 05, Kampung Babakan Cimahi, Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Minggu (8/2/2026)
Panen jagung ini dilakukan di lahan non LBS seluas kurang lebih 2.100 meter persegi, yang merupakan lahan garapan kelompok tani setempat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan Tahun 2026, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif.
Kegiatan panen jagung serentak ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait. Kapolsek Cileunyi yang berhalangan hadir diwakili oleh Kapolsubsektor Cilengkrang Ipda Rusmin N. Selain itu, turut hadir petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cilengkrang, yakni Saudara Bandi dan Bapak Indra, serta petugas penyuluh hama dan penyakit tanaman, Bapak Ahmad Fauzan. Hadir pula Ketua Kelompok Tani Sauyunan beserta para anggotanya yang selama ini aktif mengelola lahan pertanian tersebut.
Suasana panen berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Para petani bersama unsur pendamping pertanian dan kepolisian tampak bahu-membahu memanen jagung sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung.
Meski panen telah dilaksanakan, hasil panen jagung belum dapat diprediksi secara pasti, mengingat kondisi jagung yang baru dipanen masih dalam keadaan basah. Proses pengeringan selanjutnya akan menentukan jumlah dan kualitas hasil panen yang dapat dipasarkan maupun dimanfaatkan oleh kelompok tani.
Kegiatan ini memiliki makna strategis karena merupakan salah satu bentuk implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan pangan.
Program ini mendorong seluruh elemen, baik pemerintah, aparat kewilayahan, maupun masyarakat, untuk berperan aktif dalam memperkuat ketersediaan pangan dari tingkat lokal hingga nasional.
Dengan adanya panen jagung serentak ini, diharapkan produksi pangan di wilayah Desa Girimekar dapat terus meningkat dan menjadi bagian dari kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi kelompok tani lain untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian yang ada secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan panen jagung serentak tersebut.
Menurutnya, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui pendampingan dan sinergi dengan masyarakat serta instansi terkait.
“Kegiatan panen jagung ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Polsek Cileunyi akan terus mendukung setiap kegiatan positif masyarakat yang berorientasi pada kesejahteraan dan kemandirian pangan.
“Ketahanan pangan yang kuat berawal dari desa. Jika desa-desa mandiri pangan, maka ketahanan nasional akan semakin kokoh,” pungkas Kapolsek Cileunyi.
The post Polsek Cileunyi bersama Kelompok Tani gelar Panen Jagung Serentak, Dukung Ketahanan dan Swasembada Pangan 2026 appeared first on Sorot Garut.








